Kamis, Mei 30, 2013

Om Tiss Itu...

Saya mencoba flashback hal hal indah yang pernah saya alami dengan Om Tis. Begitu banyak hal indah. Ya begitu banyak. Saya akan coba menuliskannya beberapa.
Om Tis itu namanya Sarsito Winata. Dia adalah adik dari papi aku yang bernama Budianto Winata. Setelah papi meninggal dan saya diurus oleh ema saya (ibu papi) maka sudah dipastikan tulang punggung kehidupan saya adalag Om Tiss.

Om Tis menyekolahkan saya, mengajari saya dan memberikan jajanan yang banyaaakk sekali. Hahaha. Om Tis itu orangnya kuat. Dia tidak gampang menyerah. Sangat kuat. Pintar. Banyak sekali ilmu yang dia miliki dan diberikan kepada saya secara cuma cuma.
Saya ingat bagaimana dia memberika pengajaran supaya menjadi orang itu tidak boleh minder. Tidak boleh takut. Saya ingat pada saat pertama kali saya menonton bioskop adalah film Fluber. Waktu itu saya masih SD dan dia ajak saya nonton. Waktu itu dia ngasih uang dan saya disuruh pesan sendiri tiketnya.
Laaahh.. Bingung lah saya. Belum tau cara gimana? Yang antri udah gitu orang gede semua. Tapi saya ingat kata kata yang dia bilang. "Jangan takut, Jangan Minder, Kita Bayar." Makanya saya mencoba memberanikan diri. Ya itulah pengalaman saya membeli sesuatu sendiri. Semenjak saat itu saya tidak pernah takut atau minder lagi dalam membeli seauatu.
Musik Rock? Saya suka sekali musik rock!!! Dia juga lah yang mendengarkan musik rock pada saya. Waktu itu masih jaman kaset tape. Lalu saya iseng iseng menyetel beberapa lagi yang dia miliki. Waktu itu dia cuman bilang. Nih.. dengerin lagu ini. Saya bilang ini kaset apa? Dia bilang ini Gun n Roses. Judulnya waktu itu Welcome To Tje Jungle. Entahlah sejak saat itu sampai sekarang saya sangat menyukai rock-rock jadul.
Apa yang dia miliki selalubdiajarkan dan diberika kepada saya. Mungkin ada kecemburuan kali ya sama adik saya. Hahaha.. ga tau deh.
Komputer juga diajarkan sama dia. Jadi penggila game juga diajarkan dia tuh gara2nya. Inget kalo ga salah dulu gamenya namanya Prince of Persia. Masih pale disket installnya juga.
Dan yamg paling penting pesan dia adalah supaya jadi orang jangan jadi manusia yang lemah. Harus kuat dalam menghadapi hidup. Jangan mudah menyerah seperti apa yang dia lakukan selama ini.
Ohh God.. Sembuhkanlah beliau supaya semuanya bisa kembali lagi.

0 Komentar

Posting Komentar

Selamat jadi komentator ya. Focus on topics. No Spam please.