Kamis, Agustus 11, 2011

Pandanglah Dengan Setengah Kosong Atau Setengah Terisi?

Setengah Isi atau Setengah KosongAda sebuah gelas yang separuhnya sudah terisi dengan air dan separuhnya lagi masih kosong. Apa yang akan Anda lihat dari gelas tersebut (seperti gambar disamping)? Apakah Anda akan memandang dengan gelas yang sudah setengah terisi atau dangan gelas yang setengah kosong?

Banyak dari kita akan menilai bahwa memandang gelas dengan setengah terisi berarti memiliki pandangan yang positif, namun ada juga mereka yang mengatakan bahwa memandang gelas dengan setengah kosong adalah hal yang tepat.

Pandangan keduanya bukanlah pandangan yang salah. Pandangan keduanya juga bukanlah pandangan yang benar. Lhoo kok bisa? Ya. Sebenarnya kedua pandangan tersebut akan menjadi benar jika memandangnya pada saat yang tepat.

Contohnya seperti ini, jika dalam kehidupan kita selalu memandang sesuatu dengan pandangan gelas setengah kosong sudah otomatis jika kita adalah orang yang tidak pernah bersyukur. Kita selalu menganggap diri kita ini kekurangan, padahal ada banyak sekali hal bisa kita syukuri. Tapi dalam kehidupan hendaklah kita memandang gelas dengan keadaan setengah terisi dengan begitu kita akan merasa nyaman dan senantiasa bersyukur dengan apa yang terjadi.

Tetapi dalam membuat sebuah perencanaan akan sebuah proyek, target, cita-cita pandangalah gelas tersebut dengan keadaan setengah kosong. Sehingga ketika membuat sebuah rencana kita akan selalu merasa kekurangan dari rencana tersebut alhasil kita akan terus menerus belajar dan bertanya demi menambah pengetahuan guna perencanaan kita.

Jadi sudah jelas bahwa memandang gelas dengan keadaan setengah kososng atau setengah terisi harus dilihat pada posisi apa kita memandang gelas tersebut. Jangan sampai pandangan kita akan sesuatu salah karena ketidaktahuan akan posisi kita dimana.

0 Komentar

Posting Komentar

Selamat jadi komentator ya. Focus on topics. No Spam please.