Jumat, Mei 27, 2011

Review Film: The Others

Saya bukanlah penggemar film2 horor tapi, untuk kali ini saya akan memberikan pengecualian. Yup film horor karya Alejandro Amenábar ini cukup unik dan mendebarkan, bahkan semua orang akan terkejut dengan akhir kisah ini.

Saya ingat pertama kali menonton film ini pada saat malam hari. Awalnya karena saya ga bisa tidur jadi saya utak-atik tv. Kalo ga salah saya waktu itu nyungsep di Trans TV apa SCTV (Lupa dah lama banget). Karena saya tidak dapat menemukan film bagus lagi jadi saya tonton aja.
Awalnya saya kira film ini adalah film tentang drama Perang Dunia Kedua.. Karena memang settingnya pada saat PD dua. Ternyata setelah saya ikuti film ini bukan film perang atau drama biasa tetapi termasuk film HOROR PSIKOLOGIS!!!! Woooo!!! Karena saya penasaran dengan film ini makanya saya lanjutkan lagi menontonnya.. hahaha..

Yang saya sukai film ini bukan karena penampakan setan yang seram-seram atau muka yang bopak2.. Tetapi film ini menekankan pada kejiwaan kita.. Ya yalah.. orang diatas dah ditulis ini film genre horor psikologis.

Jadi film ini mengisahkan tentang seorang ibu bernama Grace Stewart (Nicole Kidman) yang tinggal di pedesaan terpencil dengan dua orang anaknya yang bernama Anne (Alakina Mann) dan Nicholas (James Bentley). Kedua anaknya ini mengalami sakit (yang sampai sekarang saya masih bingung itu sakit apa) yang tidak boleh terkena sinar matahari langsung.

Grace adalah seorang ibu yang taat pada Katolik. Dia selalu mengajarkan anaknya mengenai nilai-nilai Katolik dalam diri mereka.

Kedatangan tiga pelayan baru dirumahnya (Grace) bernama Mrs Bertha Mills (Fionnula Flanagan), seorang tukang kebun tua bernama Mr Edmund Tuttle (Eric Sykes), dan seorang gadis bisu bernama Lydia (Elaine Cassidy). Sangat bertepatan dengan peristiwa-peristiwa ganjil dirumahnya.

Seperti biasa Grace awalnya tidak menanggapi hal2 ganjil ini. Tetapi lama kelamaan peristiwa ganjil ini semakin menjadi-jadi apalgi ketika Anne anak Grace yg pertama sering kali bertemu dengan beberapa orang didalam rumah itu. Grace sering kali marah terhadap Anne yang suka menceritakan kejadian-kejadian ganjil kepada adiknya Nicholas.

Sampai pada akhirnya Grace yang tidak pernah mau percaya dengan kejadian ganjil tersebut mendapati suara piano berdentang ditengah malam dan bertapa terkejutnya dia bahwa ruangan piano tersebut terkunci. Setelah dia membuka pintu ruangan tsb dia tidak melihat siapa-siapa yang ada hanya langkah kaki yang berlari menjauh.

Kepanikan yang dialami Grace membuat dia keluar dari rumah dan berusaha mencari bantuan. Ajaibnya ditengah jalan yang berkabut Grace bertemu dengan suaminya yang dia pikir sudah mati di medan perang. Grace kembali membawa suaminya kerumah dan menemui anak2nya.

Grace menyebut kejadian ganjil ini dikarenakan penyusup. Maka pada suatu saat dia memcoba menemukan penyusup itu dan menanggalkan semua hordeng yang ada dirumahnya agar semua rumah terang dan bisa menangkap penyusup tersebut. Tetapi sayang Grace tidak menemukannya.

Yang menarik adalah pada bagian akhir-akhir kisah. Dimana Anne dan Nicholas mencoba melarikan diri dari kamar mereka setelah dikurung oleh Grace. Tanpa disadari ternyata Anne dan Ncholas menemukan tiga kuburan yang selama ini disembunyikan oleh ketiga pembantunya itu. Melihat ketiga kuburan tersebut membuat Anne dan Nicholas kaget dan menyadari sesuatu.

Waaahhh... Kalian semua akan terkagum dan terkejut dengan alur cerita ini. Saya sendiri sangat takut pada bagian tengah film ini.

Tapi ada beberapa fakta menarik dalam film The Others kali ini:

- Ketika Grace lari dengan shootgun, mulut dia mengatakan, "I'll Shoot" tapi di jalur audio dia bilang "Don't Move".

-Film dibuka dengan Nicole Kidman, membaca sebuah cerita. Dia mulai dengan kata-kata, "Now children, are you sitting comfortably? Then I'll begin." Radio BBC program "Listen With Mother", disiarkan di Inggris antara tahun 1950 dan 1982, selalu dimulai dengan kata-kata, "Are you sitting comfortably? Then I'll begin."

-Alejandro Amenábar Muncul di salah satu foto orang mati - dia satu di sebelah kanan dengan kumis, dari kelompok tiga orang.

Dan kata-kata yang paling terfavorit bagi saya adalah:

"WE'RE NOT DEAD! WE'RE NOT DEAD! WE'RE NOT DEAD!"

Terlebih lagi pada saat adegan nya... Hiiii... Serem dan mengagetkan abisss!!


0 Komentar

Posting Komentar

Selamat jadi komentator ya. Focus on topics. No Spam please.