Minggu, Februari 27, 2011

Kisah Seekor Tikus

Saya ingat apa yang pernah dikatakan oleh Jose Mourinho: "Jangan pernah membandingkan diri anda dengan orang lain. Karena jika itu terjadi maka anda akan selalu kalah. Tetapi bandingkan diri anda sekarang dengan diri anda di masa lalu." Berikut ini saya ceritakan mengenai seekor tikus yang selalu memandang hidup dengan kesialan dan selalu saja tidak mensyukuri apa yang terjadi pada dirinya sendiri dan selalu memandang orang lain lebih baik dari dirinya. Berikut kisah yang pernah saya dengar:

Pada suatu masa hiduplah seekor tikus di salah satu rumah penduduk desa. Tikus ini setiap harinya hidup dari mencuri-curi makanan yang ada di penduduk desa. Tetapi setiap harinya tikus ini selalu ketakutan jika mencuri makanan karena banyaknya kucing yang siap memangsa dirinya. Rasa ketakutan si tikus akhirnya memuncak.

Tikus ini sangat iri dengan kucing. Dia melihat jika dirinya adalah makhluk lemah dan tak bisa apa2 dibandingkan seekor kucing. Tiap hari juga tikus ini sangat ingin menjadi seekor kucing. Tikus ini selalu berpikir jika hidup tidak adil dikarenakan, dia hanya makhluk lemah dan tak berdaya.

Maka dari itu tiap harinya tikus ini berdoa agar dirinya dijadikan kucing yang menurutnya hidup kucing itu lebih nyaman, enak dan gagah. Akhirnya doa tikus terjawab dan dia terbangun sebagai seekor kucing.

Whaaaa.. Merasa dirinya seekor kucing dia berjalan dengan gagahnya. Kegembiraan luar biasa meraih dirinya. Tikus ini merasa dirinya bisa meraih kebahagian, kesenangan, dll.

Seiring nya berjalannya waktu dia sadar, ternyata jika dirinya itu takut jika bertemu dengan anjing. Tikus ini memandang anjing adalah binatang yang sempurna. Posisi nya sangat nyaman dan tidak ada rasa takut dalam diri anjing. Kembali lah tikus tersebut berdoa agar dijadikan seekor anjing.

Doa nya terjawab kembali dan dia kini adalah seekor anjing. Melihat dirinya yang menjadi anjing tikus ini senang sekali. Dia merasakan hal yang sangat luar. Dia merasa sudah paling hebat akan dirinya.

Tetapi sekali lagi ia salah!! Tikus ini lupa jika dirinya masih seekor binatang bukan manusia! Jadi setelah ia sadar bahwa dirinya masih kalah dengan manusia, dia kembali berdoa untuk dijadikan manusia yang begitu sempurna di matanya.

Akan tetapi kali ini jawaban yang didapat sungguh berbeda. Si tikus yang telah menjadi anjing dijadikan tikus kembali. Kebingungan akan hasil doanya dia bertanya kenapa semua ini kembali seperti semula...??

Sebenarnya inti dari cerita ini sangat simple. Jangan pernah melihat rumput tetangga lebih hijau!. Apa yang dialami oleh tikus tadi banyak sekali dialami oleh kita. Banyak orang beranggapan bahwa dirinya tidak memiliki apa2, kuarang beruntung, dan selalu sial, serta kata2 negatif lainnya.

Heyyy.. Sebenarnya jika kita hidup kurang itu dikarenakan kita tidak pernah mensyukuri apa yang telah kita punya! Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki saat ini. Kita ini dilahirkan hanya untuk meensyukuri apa yang telah kita miliki.

Coba tanyakan kepada diri Anda sendiri apa yang telah anda miliki saat ini tapi tidak anda syukuri? Bersyukurlah mulai dari sekarang. Semua yang anda miliki saat ini adalah sebuah pencapaian yang sangat luar biasa! Percayalah!!!!

0 Komentar

Posting Komentar

Selamat jadi komentator ya. Focus on topics. No Spam please.