Rabu, Desember 08, 2010

Belajar Dari A. Hitler

Sang Fuhrer
 Jika kita membuka internet, mendatangi tarining tentang motivasi sering sekai para motivator menjadikan para para pelaku bisnis sebagai bahan bincangan mulai cerita dari dia hidup susah sampai pada akhirnya menjadi seorang yang sangat sukses. Misalakan kisah seorang pengusaha Ayam Bakar Mas Mono yang bagaimana dia bisa sukses dengan mengawali karir sebagai seorang office boy.

Kalo saya sendiri akan menceritakan kehidupan seorang Adolf Hitler yang dimualai dari masa kecilnya hingga ia berhasil mencapai puncak karirnya menjadi sang Fuhrer.

Pernah mendengar kisah seorang yang mengawali karir sebagia office boy dan mengakhirnya sebagai Vice President dari salah satu bank ternama dunia. Nah kehebatan orang tersebut masih kalah dengan apa yang telah dilakukan oleh seorang Adolf Hiter. Lhoo kok bisa? Ingat pengaruh Hitler sangat amat besar bagi Jerman dan dunia. Dia bisa membentuk otak manusia untuk turut dalam perintahnya. Bahkan loyalitas pasukan SS tidak bisa kita pungkiri lagi. Mereka hanya mau mendengar perintah dari sang Fuhrer. Hebatkan? Bisa membuat sekian banyak orang patuh dan loyal hanya terhadap dirinya bukan kepada Negara atau Partai.

Hitler Masa Kecil
Adolf Hitler lahir 20 April 1889 – meninggal 30 April 1945 pada umur 56 tahun adalah Kanselir Jerman dari tahun 1933 dan Führer (Pemimpin) (Reich ketiga) Jerman sejak 1934 hingga ia meninggal. Pada 2 Agustus 1934, ia menjadi diktator Jerman setelah Presiden Von Hindenburg meninggal. Ia menyatukan jabatan kanselir dan presiden menjadi Führer sekaligus menjadikan Nazi sebagai partai tunggal di Jerman. Ia juga seorang Ketua Partai Nasionalis-Sosialis (National Socialist German Workers Party atau Nationalsozialistische Deutsche Arbeiterpartei/NSDAP) yang dikenal dengan Nazi.

Pada masa muda Hitler bisa dibilang seniman yang gagal dan seorang yang fanatik dengan Jerman. Sebagai Adolf muda, ia juga memiliki idola, yaitu biarawan yang melayani di sekolah biaranya, bahkan ia pernah serius selama 2 tahun bercita-cita ingin menjadi biarawan. Ketika beranjak dewasa, cita-citanya berubah ingin menjadi seorang seniman. bahkan ia mencoba untuk mengikuti ujian masuk perguruan tinggi seni di Wina, Austria namun gagal, dan bahkan ia pernah menjadi seorang tunawisma di kota ini.
Karya Hitler Ketika Menjadi Pelukis

Hitler pada masa muda adalah seorang gelandangan bukan keturunan seorang raja seperti seorang Alexander ataupun Julius Caesar. Hitler pernah melamar di Akademi Seni Rupa di Wina namu gagal bahkan sampai dengan dua kali! Kehidupan menjadi peminta-minta dia jalani setelah gagal. Dia sering kali melihat gelandangan di Austria, Wina adalah orang asli Jerman dan Austria sendiri sedangkan para Yahudi tergolong borjuis.

Dia memiliki anti-Semitisme karena keberadaan imigran Yahudi justru menguasai hampir berbagai perekonomian masyarakat, Yahudi sebagai bos, pribumi sebagai kuli panggulnya.

Anti-Semitisme yang dianutnya juga terpengaruh dari berbagai buku-buku ideologi anti-Semitisme abad 19 M, salah satunya Lanz von Liebenfels. Secara garis besar, menurut pemikiran Hitler, Yahudi telah menjajah di berbagai bidang, baik ekonomi, politik, maupun agama (membuktikan bahwa banyak sekali orang Eropa Anti Yahudi).

Ibunya meninggal pada tanggal 21 Desember 1907 dan dia menggunakan uang warisan keluarganya untuk berwirausaha sebagai pelukis di Wina dan menjual berbagai hiasan kartu pos untuk berbagai perayaan (Natal dan Tahun Baru).

Adi (panggilan kecil Adolf Hitler) disekolahkan di sekolah biara Katholik Benedictine, di Fischlham... dia pernah menjadi anggota paduan suara mazmur di usia 8 tahun... di biara itu, banyak ukiran seni dan beberapa simbol (salah satunya swastika) dan dia terkesima dengan arsitektur biara itu... oleh karena itu, sejak kecil sebenarnya dia bercita-cita menjadi seorang seniman...

Adi juga sering bermain cowboys and indian bersama teman2nya, sebuah permainan tembak2an yang memberikan persepsi perbedaan yang jahat dan yang baik kepada anak-anak di masa itu... jadi, Hitler, baik semasa kecil sampai kematiannya, pada dasarnya memiliki pemahaman dasar mengenai baik dan jahat secara polos...
Jesus und Maria Karya Hitler

Adolf Hitler pada masa kecil memiliki niat sebagai seniman. Bahkan seorang Hitler pernah merasakan tidak naik kelas pada saat SMA dan harus menguulang. Ketika luluspun dia tidak memiliki gelar apapun ataupun keahlian khusus.

Bahkan Hitler sempat tinggal di penampungan tunawisma di Wina, karena tidak lagi punya biaya untuk biaya hidup. Secara fisikpun Hitler tidak memiliki kelebihan. Dia pernah ditangkap oleh tentara Austria untuk mengikuti wajib militer tetapi kemudian dilepaskan dikarenakan masalah fisik.

Bergabung dengan kemiliteran Jerman pada PD1
Prestasinya mulai muncul ketika ia ikut dengan Jerman dalam perang dunia pertama. Dia berhasil meraih dua medali kehormatan atas keberaniannya. Sayangnya Hitler tidak pernah dipromosiakan karena ia dianggap tidak pandai memimpin. Luar biasa bukan dimana seorang Hitler dianggap tidak cakap memimpin.

Entah apa yang membuat Hitler begitu beruntung karena pada saat Perang di resimen dia meyisakan 42 orang dari 250 orang!!

Sudah secara jelas Hitler muda bukanlah seorang yang pintar, jenius, apalgi kaya. Dia adalah orang yang gagal pada masa mudanya. Menjadi gelandangan, hidup dipenampungan, gagal dua kali masuk Akademi Seni Rupa, tidak naik kelas adaalah jalan hidup Hitler ketika masih muda.

Lalu sebenarnya apa yang membuat Hitler begitu hebat dalam meraih puncak karirnya? Sikap pantang menyerah dan gigih yang ditunjukan Hitler adalah hal utamanya. Ketika mengawali karir dari NAZI dia selalu mencurahkan semuanya. Tidak pernah setengah-setengah. Bahkan lambang dan hampir semua strategi militernya adalah karyanya. Hitler bukanlah seorang lulusan militer tetapi semuanya bisa diaraih.

Hitler memiliki orasi yang yang sangat pandai. Dia juga adalah orang yang sangat pandai membaca situasi. Dia tahu bahwa banyak rakyat Jerman yang yang sangat tertekan dengan perjanjian Versailles. Dia berhasil meraih itu mengambil kesempatan terkecil apapun dnegan risiko terbesar.

Sudah seharusnya kita juga memiliki hal tersebut dalam kehidupan sekarang dimana kita bisa melihat dan meraih kesempatan yang ada dan menantang semua risiko dalam hal yang kita hadapai.

Hitler 10 Tahun
Kekaguman saya adalah bagaimana dia berhasil membentuk SS (pasukann pribadi) dimana pasukan sebesar itu hanya mau patuh terhadap Hitler. Setidaknya usaha dia dalam mencuci otak manussia sangat luar biasa. Dia punya kharisma bukan karena keturunan, kekayaan, ataupun yang lainnya.

Segila apapun keputusannya para bawahan Hitler tidak berani membangkang. Semua menurut dengan apa yang dikatankannya. Bahkan pandangan Hitler dianggap sebagai juru selamat oleh rakyat Jerman.

Itulah kehidupan nyata Hitler yang mampu membuktikan seseorang mampu meraih apapun selama ia berusaha dan tidak peduli dengan diri anda sekarang tetapi peduli dengan usaha anda sekarang karena itu menentukan masa depan anda.

sumber: kaskus.us, wikipedia, dan berbagai

0 Komentar

Posting Komentar

Selamat jadi komentator ya. Focus on topics. No Spam please.