Selasa, November 30, 2010

Ide Cemerlang Obama Tentang Gay dan Lesbi

Sebenarnya berita ini sudah pernah saya baca pada akhir 2009 mengenai Obama akan memenuhi janji2 kampanyenya dengan mengizinkan kaum Gay dan Lesbi masuk kedalam militer. Tanggapan saya waktu itu hanya dilontarkan melalui Twitter dan Facebook. Berikut adalah tanggapan di Twitter dan Facebook: "Pentagon izinkan kaum gay dan lesbian jadi militer. Saya juga ingin hal yang sama di Indonesia setelah itu mari kita perang dan taruh mereka semua digaris depan." Ga nyangka koment dari teman saya beragam.


Nah sebelum lanjut ini beritanya yang saya kutip dari okezone.com dan hidayatullah.com: Kantor Berita AFP dari Washington melaporkan, Obama dalam acara yang digelar lembaga terbesar pendukung homo dan lesbi di AS. Ia mengatakan, "Kita tidak seharusnya menghukum warga AS pecinta tanah air yang berupaya mengabdi kepada negaranya. Akan tetapi kami harus menyambut keberanian dan pengorbanan mereka di perang Iraq dan Afghanistan," ujar Obama.

Meski mempunyai tekad kuat mendukung kaum homo dan lesbi, Obama tidak menentukan waktu penghapusan undang-undang kontroversial yang diratifikasi tahun 1993 itu.
Berdasarkan laporan tersebut, Obama juga memberikan penghargaan kepada para karyawan yang homo dan lesbi.

Obama menegaskan, pencabutan larangan bagi gay dan lesbian untuk bergabung dalam militer itu sesuai dengan janjinya untuk berjuang demi kesetaraan hak asasi semua warga AS.

"Saya akan akhiri 'Jangan Bertanya, Jangan Ceritakan.' Itu komitmen saya pada Anda. Kita tidak boleh menghukum patriot Amerika yang ingin melayani negerinya," tegas Obama saat berpidato di hadapan 3.000 aktivis dalam even yang digelar Organisasi Hak Asasi Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transjender (LGBT) terbesar di Paman Sam, kemarin.

Obama menambahkan, "Kita harus menyambut keinginan mereka untuk menunjukkan keberanian dan tak mementingkan diri sendiri sebagai warga negara, khususnya saat kita harus berperang."

Meskipun menjanjikan "komitmen kuatnya" untuk mendukung hak asasi gay, Obama tidak memberikan batas waktu untuk pencabutan undang-undang tahun 1993 yang membatasi hak warga gay. Apalagi masalah gay masih menjadi isu sosial yang sensitif untuk dibahas di Paman Sam. Lebih dari 12.000 personel militer AS telah dipecat berdasarkan kebijakan yang mengharuskan gay dan lesbian untuk merahasiakan orientasi seksual mereka, atau menghadapi pemecatan bagi yang melanggarnya.

"Saya benar-benar sadar, banyak kalangan Kampanye HAM (HRC) tidak yakin bahwa kemajuannya sangat cepat. Tapi jangan ragu dengan arah yang kita tuju dan tujuan itu akan kita raih," papar Obama.

Obama telah menambah tunjangan federal untuk pasangan hidup gay atau lesbian, tapi para aktivis masih terus menagih janji Presiden AS untuk mencabut larangan gay masuk militer itu. Karena itu Obama kemarin kembali berjanji untuk menegaskan tekadnya. "Ini waktu untuk ketidaksabaran yang besar. Kami tidak pernah memiliki aliansi kuat di AS, tidak pernah," kata Presiden HRC Joe Solmonese yang memperkirakan, ribuan gay akan turun ke jalanan Washington untuk Pawai Kesetaraan Hak Nasional.

Nah dari berita tersebut saya jadi mempunyai suatu cita-cita juga buat negara tercinta kita ini. Saya berharap hal yang sama dengan apa yang dilakukan oleh USA. Saya ingin sekali agar para gay dan lesbi tadi masuk dalam ke militer an dan setelah itu saya akan mengadakan perang dengan negara sekitar dengan mengirimkan pasukan gay dan lesbi pada barisan terdepan agar mereka mendapat kesetaraan hak dan bisa gugur di medan perang.

Saya sangat kagum dengan ide Obama ini. Benar-benar hebat! Memasukan gay dan lesbi kedalam militer lalu menaruh mereka pada barisan terdepan. Briliant!!!!

0 Komentar

Posting Komentar

Selamat jadi komentator ya. Focus on topics. No Spam please.