Senin, Juli 19, 2010

Narsis Itu...

Narsisisme adalah perasaan cinta terhadap diri sendiri yang berlebihan. Istilah ini pertama kali digunakan dalam psikologi oleh Sigmund Freud dengan mengambil dari tokoh dalam mitos Yunani, Narcissus, yang dikutuk sehingga ia mencintai bayangannya sendiri di kolam. Tanpa sengaja ia menjulurkan tangannya, sehingga ia tenggelam dan tumbuh bunga yang sampai sekarang disebut bunga narsis.

Narcissus adalah seorang tokoh dalam mitologi Yunani. Narcissus diceritakan sebagai seorang dewa yang memiliki wajah tampan. Dia adalah anak dari dewa sungai, Cephissus. Ibunya adalah seorang bidadari bernama Liriope. Ketika Narcissus masih kecil, seorang peramal (Tiresias) berkata kepada kedua orang tuanya bahwa anak mereka akan berumur panjang apabila tidak melihat dirinya sendiri. Akibat ketampanannya banyak yang jatuh cinta kepada Narcissus. Salah satunya bidadari tersebut bernama Echo yang jatuh cinta kepadanya.

Tidak seorang pun yang dibalas cintanya oleh Narcissus. Demikian pula Echo. Echo hidup dalam kesendirian dan kesedihannya. Dewi Nemmesis mendengar doa Echo yang cintanya ditolak tersebut. Nemessis mengutuk Narcissus supaya jatuh cinta kepada bayangannya sendiri. Kutukan tersebut menjadi kenyataan ketika Narcissus melihat bayangan dirinya di sebuah kolam. Dia tak henti-hentinya mengagumi sosok yang terlihat dari pantulan air di kolam itu. Sampai matinya dia terus memandangi bayangan dirinya tersebut.

Ada sebuah versi lain yang mengatakan bukan Echo yang jatuh cinta kepada Narcissus melainkan seorang pria bernama Ameinias. Kesal “dikejar-kejar” Ameinias, Narcissus mengiriminya sebuah pedang sebagai hadiah. Kesal karena cintanya ditolak Ameinias bunuh diri di hadapan Narcissus dengan pedang yang dihadiahkan kepadanya. Sebelum bunuh diri, Ameinias mengutuk Narcissus bahwa Narcissus akan jatuh cinta kepada bayangannya sendiri dan dalam keputusasaannya Narcissus akan bunuh diri.

Dan versi yang paling populer adalah Echo menggambarkan bahwa ketika Narcissus menyadari dia jatuh cinta dengan refleksi sendiri, ia menjadi sangat bingung dan tidak menyadari cara untuk memenuhi cintanya, ia mengambil pisau berburu dan menusuk dirinya sendiri melalui hati. As the blood drops fell to the ground they spawned the first growth of the Daffodil flower, also known as the Narcissus Flower. Sebagai tetes darah jatuh ke tanah mereka melahirkan pertumbuhan pertama dari bunga bakung, juga dikenal sebagai Bunga Narcissus. Makanya kita kenal sekarang ada bunga dengan nama Narcissus.

1 Komentar

Hifhzil Senin, Agustus 02, 2010

Hahah...ternyata ini toh asal mula dek "narsis" itu...saya baru th..thanx...oy link dah saya pasang. Silahkan dilihat sidebar blog saya.

Posting Komentar

Selamat jadi komentator ya. Focus on topics. No Spam please.